Lamongan, InfoFaktual.com – Satpolairud Polres Lamongan membantu proses evakuasi jenazah seorang anak buah kapal (ABK) KM Mayangsari II berinisial War (47), warga Kelurahan Blimbing, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, yang meninggal dunia saat melaut di perairan Masalembo, Kabupaten Sumenep, pada Jumat (9/10) sekitar pukul 04.00 WIB.
Kapal yang membawa almarhum bersama 17 ABK lainnya tiba dan bersandar di Dermaga Pelabuhan TPI Lama Brondong pada Sabtu (10/10) sekitar pukul 06.00 WIB.
Personel Satpolairud Polres Lamongan bersama masyarakat kemudian mengevakuasi jenazah ke RSU dr. Suyudi Paciran untuk dilakukan visum et repertum.
Kasat Polairud AKP Guntur melalui Kasihumas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid, S.Pd., menjelaskan bahwa KM Mayangsari II yang dinakhodai Sumali berangkat dari Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Brondong pada Senin (5/10) sekitar pukul 23.00 WIB menuju perairan Masalembo.

“Sebelumnya pada Jumat dini hari, salah satu ABK, Nanang, berusaha membangunkan almarhum untuk memulai aktivitas, tetapi tidak kunjung bangun.” jelasnya.
Saat diperiksa bersama ABK lainnya, almarhum ditemukan dalam posisi tengkurap dengan bekas muntah darah.
Nahkoda kemudian memutuskan untuk kembali ke darat dan menghubungi Ketua Rukun Nelayan Blimbing, Nurwakid, untuk melaporkan kondisi almarhum.
“Sekitar pukul 06.00 WIB dalam perjalanan pulang, almarhum dinyatakan sudah meninggal dunia.” lanjutnya.
Kasihumas menyampaikan bahwa petugas telah melakukan respons cepat setelah menerima laporan, berkoordinasi dengan instansi terkait, mencatat keterangan saksi-saksi, serta membawa jenazah ke RSU dr. Suyudi Paciran untuk menjalani pemeriksaan visum et repertum.
“Penanganan ini merupakan bentuk kehadiran Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, termasuk membantu proses evakuasi dalam situasi darurat.” tambahnya.
Polri hadir untuk memberikan pelayanan dan bantuan kepada masyarakat.













