Lamongan, InfoFaktual.com, – Jajaran Polsek Babat Polres Lamongan bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait peristiwa kebakaran yang terjadi di sebuah counter seluler di wilayah Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan.
Peristiwa kebakaran tersebut diketahui terjadi pada Sabtu dini hari, (11/04) sekitar pukul 01.20 WIB, tepatnya di Counter Seluler yang berada di Jalan Gotong Royong (barat pendopo kelurahan), Kelurahan Babat, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan.
Kapolsek Babat Kompol Chakim Amrullah S.H melalui Kasihumas Polres Lamongan IPDA M Hamzaid membenarkan adanya kejadian tersebut.
Dijelaskan bahwa sebelum kejadian, pada Jumat malam (10/4) sekitar pukul 22.00 WIB, counter dalam kondisi tutup seperti biasa.
Namun, sekitar pukul 01.20 WIB, saksi saudari FNR yang sedang beristirahat di lantai dua ruko terbangun karena mencium bau asap yang menyengat.

Saksi kemudian turun ke lantai satu dan mendapati api telah membesar di area tempat service handphone.
Mengetahui hal tersebut, saksi segera keluar rumah sambil berteriak meminta pertolongan serta menghubungi suaminya, yakni saudara M (38).
Selanjutnya melaporkan kejadian tersebut
ke Polsek Babat.
Mendapat laporan itu Polsek Babat segera menghubungi petugas pemadam kebakaran dan bersama warga sekitar melakukan upaya pemadaman api.
Berkat kesigapan dan kerjasama petugas dan warga, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 01.45 WIB, sehingga tidak merambat ke bagian bangunan lainnya.
Dari hasil pendataan, tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Namun, korban mengalami kerugian materiil berupa seperangkat alat service handphone yang habis terbakar serta sebagian dagangan berupa sparepart dan aksesoris handphone yang meleleh dan tidak dapat digunakan, dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp50.000.000.
Diduga, sumber api berasal dari korsleting listrik pada kipas angin dinding yang berada di atas tempat service handphone, yang kemudian memicu kebakaran.
Lebih lanjut Kasihumas Polres Lamongan menjelaskan dan mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya yang disebabkan oleh instalasi listrik, serta memastikan seluruh peralatan elektronik dalam kondisi aman saat ditinggalkan. Tandasnya. ( HM)













