Desa Ngadirejo Rengel Wisata Gerabah Tradisional, Tekankan Makna Tradisional Dalam Pembuatan

filter: 0; jpegRotation: 0; fileterIntensity: 0.000000; filterMask: 0; module:1facing:0; hw-remosaic: 0; touch: (0.36655596, 0.36655596); modeInfo: ; sceneMode: Night; cct_value: 0; AI_Scene: (0, -1); aec_lux: 0.0; hist255: 0.0; hist252~255: 0.0; hist0~15: 0.0;

Tuban, InfoFaktual.com, – Desa Ngadirejo Kecamatan Rangel Kabupaten Tuban mempunyai Inovasi khas daerah Grabah yang masih menggunakan cara tradisional dengan model semua khas seperti Guci, Gentong, Vas Bunga, dan peralatan Masak.

 

Perihal tersebut sudah turun temurun dari zaman Belanda sampai sekarang dalam pembuatan gerabah yang sudah Nasional dengan menggunakan sistem tanah liat dan tanah Bengawan Solo ( Lempung dalam Bahasa Jawa ).

” Kita mempertahan kan tradisi kuno, yang disebut tatap landas atau secara manual ” ungkap Kades Ngadirejo aGatot SriKuntolo,di ruang kerjanya. Rabu, 15 April 2026.

 

Tidak hanya itu, kami kemarin dapat kunjungan dari Bu Hany dari Fraksi Golkar Provinsi ( Anggota Prov Jatim ) dalam meninjau untuk kemajuan pembuatan gerabah warisan budaya daerah Tuban khusus di kecamatan Rangel di Desa Ngadirejo, jelasnya.

Kemudian, hal tersebut juga di dukung dari sektor pertanian padi untuk kemajuan masyarakat desa. Dan hal tersebut dan di dukung adanya edukasi wisata budaya Gerabah.

 

Tidak hanya itu, semua ini terlaksana berkat dukungan semua masyarakat khususnya di Dusun Jetis Desa Ngadirejo. ” Karena kami berupaya semaksimal mungkin untuk memajukan pembuatan gerabah sampai mencapai pasar Global, tandasnya. ( Himawan ).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *