Lamongan, InfoFaktual. com, – Desa Jatirenggo Kecamatan Glagah membuat inovasi terbaru yakni Pelayanan Digital untuk Masyarakat Desa yang membawahi enam Dusun di wilayahnya, hal tersebut bertujuan untuk mempermudah pelayanan perihal data kependudukan, pelayanan sosial, dan kegiatan yang bersifat dengan pendataan penduduk.
Bukan tanpa alasan, Pemerintah Desa Jatirenggo dibawah naungan Kepala Desa Try Deasy Kusumaningayu selalu membuat gebrakan baru dalam inovasi Pelayanan Publik, adanya Posbakum ( Pos Bantuan Hukum untuk Masyarakat Desa), di bidang pembangunan di sektor Pertanian , sektor Perikanan dan inovasi dalam pengembangan Budaya serta pengembangan di sektor UMKM Desa Jatirenggo.

Kepala Desa Jatirenggo Try Deasy Kusuma Ning Ayu mengatakan ” Semua ini berkat dukungan dari masyarakat Desa Jatirenggo untuk semakin berkembang dalam sektor pelayanan Desa serta dalam pembangunan di beberapa sektor, karena dukungan merekalah Desa ini maju, ” jelas bu Kades Deasy.
Tidak hanya itu, kita juga melakukan inovasi dalam pengembangan budaya Batik khas Desa Jatirenggo yang merupakan salah satu icon adalah Batik Udang Congga yang di tuangkan secara manual.

Sementara fungsi dari lembaga bantuan hukum desa secara langsung kita mengenalkan kepada Masyarak tentang bimbingan dan bantuan hukum supaya tidak langsung naik keatas,untuk menyelesaikan sengketa hukum yang di wilayah Desa Jatirenggo yang notebane membawahi enam dusun, tidak hanya itu kita juga di bantu beberapa para legal yang ada di Desa, lanjutnya.
” Supaya memberikan pemahaman dan bisa di selesaikan secara humanis tidak langsung naik ke atas kecuali tindak kriminal yang bersifat darurat. Dari hal tersebut guna memberikan masyarakat sadar hukum. ” Kata Kepala Desa Jatirenggo Desy sapaan akrabnya Selasa, (30/09/25).
Sedangkan untuk Batik Udang Ckngga, adalah peninggalan budaya yang harus dijaga keasliannya ini merupakan program dari tahun 2022 akhir sampai di tahun ini masih terus berkelanjutan dengan ciri khas motif batik Udang Galah atau Conggah sebagai ciri khas Desa Jatirenggo. Jelasnya ke awak media InfoFaktual.

Disinggung tentang Apakah ada kesulitan terkait pemberdayaan batik sendiri ? ” tentunya, banyak kesulitan karena kita harus keluar dari zona nyaman dulu yang mana di tahun pertama awal kita memulai untuk adanya program pemberdayaan batik. kita mempunyai sekitar 60 orang sampai ke tahun ini yang bertahan hanya 11 orang.” Jawab Bu Dessy.
Kemudian target untuk suplai batik keluar bagaimanapun untuk sementara ini kita hanya melayani pemesanan secara online maupun offline,kita masih melayani tidak begitu banyak karena memang tenaganya kita masih terbatas. Terus kita juga hanya melayani customer sesuai dengan permintaan konsumen dengan jumlah yang sesuai permintaan konsumen.
Dalam lingkup perkembangan sektor pertanian kemarin mengembangkan tentang pembukaan lahan untuk menanam Bawang Merah, jadi pada tahun 2024 kita sudah ada program ketahanan pangan akan tetapi tidak kita mulai di tahun 2025 melainkan di tahun 2024. Jelasnya sambil tersenyum.

” Pada dasarnya kita mencoba untuk inovasi menanam bawang merah yang mana awalnya hal yang sangat tidak memungkin ditanam di Kecamatan Glagah ternyata Alhamdulillah panen pertama hasilnya melimpah dengan tahapan perawatan khusus atau lebih ekstra, hal tersebut menggunakan luas lahan dengan bumi 300 meter Persegi.
Hasil panennya saat itu, kita bagikan hasil panen bawang merah ini ke seluruh warga Jatirenggo mereka mendapatkan kurang lebih satu kilo perumah. ” Alhamdulillah sampai saat ini kita sudah bisa panen menggunakan lahan di bumi 600 sedangkan berikutnya kita sudah bisa menyewa satu hektar dari hasil panen .” Tutur Dessy.
Tidak hanya itu, warga Jatirenggo bisa membeli bawang dengan kualitas bagus tapi harga murah dan untuk bibitnya pada tahun ini kita sudah mencoba untuk pembibitan sendiri dari inovasi yang dikembangkan dan harapan kedepannya bisa memberikan yamg terbaik untuk peningkatan perekonomian yang layak untuk warga Jatirenggo serta bisa mensejahterakan warga Kecamatan Glagah Khususnya. Pungkasnya (HM / RH )













