Proyek TPT di Wilayah ini Diduga Ada yang Janggal

BOJONEGORO – Proyek pemerintah yang menggunakan anggaran APBD sudah semestinya jika warga turut serta mengawasi jalannya pembangunan tersebut.

Sebagaimana adanya proyek pembangunan TPT disisi jalan poros kecamatan penghubung antara Kecamatan Ngraho dan Tambakrejo (Tinggang – Taji), tepatnya turut wilayah Desa Gading, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

Selain belum adanya papan informasi proyek yang terpampang secara umum, juga ditemukan adanya dugaan pengurangan volume matrial besi. Anyaman kerangka besi tulangan vertikal terlihat beberapa titik yang jarak baginya diprediksi lebih dari 25 cm.

Dan ditemukan anyaman besi tulangan horizontal tampak jarak baginya disinyalir sekitar 35 hingga 40 cm, sehingga hanya terdapat 7 batang besi yang melintang, pada Jumat (22/8/2025).

Yang aneh pada bangunan tersebut tidak ditemukan tiang kolom untuk menopang TPT agar lebih kuat.

Ketika awak media mengonfirmasi kepada salah seorang tukang di lokasi proyek, dirinya menyampaikan bahwa proyek tersebut dari Dinas PU Bina Marga.

“Ini proyek dari Dinas PU Bina Marga, saat ini pelaksana proyek dan mandornya sedang tidak ada di lokasi,” ucapnya.

“Kalau terkait jarak anyaman besi kerangka TPT antara 15 hingga 30 cm,” imbuhnya.

Aktivis Lembaga Formasta Bojonegoro, Lamin, menuturkan bahwa bagi para pelaksana proyek pemerintah agar lebih berhati hati dalam menggunakan anggaran yang bersumber dari pajak rakyat.

“Proyek pemerintah itu merupakan hasil dari pajak yang dibayarkan oleh rakyat, maka pelaksana proyek harus berhati hati dan harus sesuai spesifikasi dalam pengerjaannya,” ucapnya. (Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *