Budaya  

Sedekah Bumi Desa Taman Prijeg, Lestarikan Budaya Jangan Sampai Punah

Lamongan / InfoFaktual.com — Tradisi Sedekah Bumi atau Nyadran Desa kembali digelar oleh masyarakat Desa Tamanprijeg, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan, Rabu, 19 Agustus 2026. Kegiatan yang berlangsung di Dusun Taman, Desa Tamanprijeg, tersebut menjadi momentum bagi masyarakat untuk menjaga dan melestarikan budaya warisan leluhur agar tidak tergerus perkembangan zaman.

 

Kepala Desa Tamanprijeg, M. Kusnan, mengatakan bahwa Sedekah Bumi merupakan bentuk rasa syukur masyarakat atas limpahan rezeki, hasil bumi, serta keberkahan yang telah diterima selama ini.

0-3840×2160-0-0-{}-0-24#

Menurutnya, tradisi Nyadran Desa bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi bagian penting dari kehidupan sosial dan budaya masyarakat Desa Tamanprijek.

 

“Pelestarian budaya Nyadran Desa atau Sedekah Bumi merupakan cerminan rasa syukur warga desa. Tradisi ini harus terus dilestarikan agar budaya dan kearifan lokal tidak sampai hilang,” ujar M. Kusnan.

0-3840×2160-0-0-{}-0-24#

Rangkaian kegiatan juga dimeriahkan dengan langgeng tayub dan tarian Jawa, yang menjadi salah satu bentuk kesenian tradisional masyarakat setempat. Suasana berlangsung meriah, dengan warga yang turut hadir dan mengikuti kegiatan sebagai wujud kebersamaan.

 

Sedekah Bumi sekaligus menjadi ruang untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga. Tradisi yang diwariskan secara turun-temurun ini diharapkan tetap hidup dan dapat dikenalkan kepada generasi muda sebagai bagian dari identitas budaya Desa Tamanprijeg.

 

Melalui kegiatan tersebut, masyarakat Desa Tamanprijeg menunjukkan bahwa menjaga tradisi bukan berarti menolak perkembangan zaman, melainkan merawat jati diri dan warisan budaya agar tetap lestari dari generasi ke generasi.

0-3840×2160-0-0-{}-0-24#

“Lestarikan budaya, rawat tradisi, jangan sampai warisan leluhur hilang ditelan zaman.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *