Tuban, InfoFaktual.com, – Perhelatan nyadran atau Selamatan Sesepuh Desa ( Babat Alas Desa ), di Desa Sumurgeneng Kecamatan Jenu Kabupaten Tuban, yang dihadiri Muspika Jenu dan di iringi musik dari seni karawitan ” Kyai Maduretno ” pimpinan Pak Kasto.
Tidak hanya itu, ada makam Mbah Dramang atau punden ,di ketahui wafat di tahun 1400 M. Yang bertempat di Dusun Pomahan . Acara ini di lakukan setiap setahun sekali pada 6 April dan Puncak Nyadran ( Memperingati hari jadi Desa atau Sesepuh Desa tersebut jatuh pada 30 April 2026.

Selain itu, nyadran dusun di Makam Mbah Dramang di isi dengan tumpengan serta do’a bersama sesepuh desa dan di lanjutkan dengan kesenian tari jawa khas Tuban yakni Tayub dalam bahasa Jawa disebut ( Beso).
Kepala Desa Sumurgeneng mengatakan acara sedekah Bumi atau di kenal dengan Shodaqoh. Berkumpul untuk kirim do’a bersama, hal tersebut juga di isi dengan kesenian Tayub untuk mengenang jasa para leluhur Desa yang babat Alas Desa ( yang menempati pertama kali di Desa Sumurgeneng ), ungkap Kepala Desa Gihanto.

” Hal ini merupakan agenda tahunan yang dihadiri Pemerintah Desa, Tokoh Desa, Muspika Jenu, dan Masyarakat Desa. Guna memeriahkan acara Sedekah Bumi tersebut, ” lanjut Gihanto.
Harapan dengan adanya sedakah bumi ini adanya rasa syukur Kepada Allah SWT dan mengenang jasa Sesepuh bukan tanpa alasan, perihal tersebut guna menuai hasil tani bisa melimpah, dan sumber airnya tercukupi.













