JOMBANG, InfoFaktual.com, , — Sempat gegerkan Warga Desa Kedungjati, Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang, mengeluhkan bau limbah cair berwarna hitam dan bau menyengat yang dirasakan hingga ke kawasan permukiman. Kondisi tersebut disebut mengganggu kenyamanan warga, terutama saat menjelang waktu Magrib.
Salah satu warga berinisial T mengungkapkan bahwa bau limbah yang tercium di lingkungan tempat tinggalnya semakin mengganggu aktivitas sehari-hari.
“Baunya sudah nggak karuan, Mbak. Apalagi menjelang Magrib, sudah tidak kuat mencium baunya,” ungkapnya .
Selain mengeluhkan bau menyengat, T juga menyampaikan bahwa kondisi sungai di wilayah tersebut kerap terlihat hitam pekat dan mengeluarkan bau tidak sedap.

Menurut keterangannya, ” dirinya mengaku belum pernah menerima kompensasi apa pun, baik dari pihak desa maupun pihak pabrik, terkait persoalan yang dikeluhkan tersebut.
Keluhan warga ini diharapkan menjadi perhatian pihak-pihak terkait, khususnya pemerintah desa, instansi lingkungan hidup, serta pihak yang bertanggung jawab atas pengelolaan limbah di wilayah tersebut.” Terang salah satu warga sekitar bantaran kali
Warga berharap ada pemeriksaan langsung terhadap kondisi sungai dan sumber bau yang dikeluhkan. Jika ditemukan dugaan pencemaran, instansi berwenang diharapkan melakukan pengujian kualitas air serta menindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.

Hingga berita ini disusun, belum terdapat keterangan resmi dari pihak pabrik maupun pemerintah desa mengenai keluhan warga tersebut.
Kami akan berupaya meminta klarifikasi kepada pihak pabrik, pemerintah desa, dan instansi terkait guna memperoleh informasi yang berimbang serta mengetahui langkah penanganan atas keluhan masyarakat.
Sementara disesi yang berbeda, Kepala Desa Kedungjati Suwadji menuturkan bahwa Pemerintah Desa malah tidak mengetahui hal tersebut , karena tidak ada Laporan ke Desa , sebenarnya sebelah itu wilayah perbatasan di jembatan dusun jatidrengen dengan dusun drenges , bahkan warga tidak ada yang mengadu ke kami dari Pemerintah Desa. Kata Kepala Desa Kedungjati Suwadji saat di konfirmasi Di rumah kepala Desa. Sabtu, ( 24 /10/2026).
” Jikalau tidak ada Masyarakat tidak ada mengadu di Desa maka kami tidak bisa menyampaikkan ke Pihak Pabrik atau ke Muspika Kecamatan Kabuh. ” Terangnya .

Kemudian, saya nanti koordinasi berama Polo atau Kasun Jati Drenges tidak hanya itu, kami juga akan merapatkan dahulu perihal Limbah cair Pabrik yang mencemari sungai ( Kali ) serta bagaiman langkah yang di tempuh Pemerintah Desa Atas Perihal tersebut. Tutup Kades
Catatan Redaksi: Dugaan sumber limbah dan penyebab perubahan warna air sungai masih perlu diverifikasi melalui pemeriksaan lapangan, pengujian kualitas air, serta konfirmasi kepada pihak terkait.
Reporter : Yantie.













