Lamongan, InfoFaktual.com, – SMPN 2 Lamongan kembali berhasil meraih Prestasi dengan menyabet juara 1 Bahasa Inggris dalam event audisi Bintang Academy 2 se – Jawa Timur ( tingkat Provinsi ) jenjang SMP atau MTS yang diselenggarakan oleh Safira Organizer di LA Plaza Lamongan pada 25 januari 2026 kemarin.
Juara pertama di raih Tutut Hardiyati Dwi Putri Kusuma kelas VIII B asli Putri daerah, berasal dari Desa Kawistolegi Kecamatan Karanggeneng Kabupaten Lamongan. Tidak hanya itu, kurang lebih dalam kurun waktu satu bulan kembali berhasil menyabet 4 Prestasi di bidang bahasa Inggris dan bervariatif dari juara 3 sampai juara pertama, sungguh prestasi patut di banggakan.
Tutut Hardiyati Dwi Putri Kusuma kelas VIII B bersekolah di SMPN 2 Lamongan, adalah anak kedua dari pasangan
Abdul Muntholib dan Titik Rochimah. Sejak dini sudah mengantongi berbagai prestasi bahkan ia mengikuti hafalan juz 30 langsung dari tim tes dari Pondok Langitan.

Bukan tanpa alasan, orang tuanya mendidik secara disiplin waktu, ibadah, belajar, bahkan berpuasa di hari hari tertentu. Sehingga bisa mendapatkan berbagai prestasi sampai tingkat Nasional. Kegemarannya adalah membaca dan menghafal, itu yang menjadi dasar utamanya.
Kepala Sekolah SMPN 2 Lamongan Sujarno S.Pd., M.Pd., yang dikenal sebagai sosok “orang tua murid” dan memimpin seluruh keluarga besar sekolah untuk mencapai kesuksesan bagi para siswanya.
Tutut menurut guru pembimbingnya,dari awal kelas 7. Belum terlihat bakatnya, untuk itu para guru yang ada di SMPN 2 Lamongan mendorong dan memacu semangatnya. Hingga akhirnya dorongan dan dukungan dari para guru membuahkan hasil, di kelas 8 ada perubahan yang signifikan terutama di bidang akademik, tidak hanya itu, Tutut sendiri sering mengikuti even atau perlombaan di bidang akedemik khusus di Bahasa Inggris.

Menurut Sujarno Kepala Sekolah SMPN 2 ini, Tutut aktif di kelas dan sosialnya sangat bagus, rajin, serta sering berkoordinasi dengan teman teman sekolah, ujarnya.
Harapannya untuk kedepan, SMPN 2 Lamongan ada yang lebih. Untuk memacu pembinaan ke arah prestasi sekolah supaya bisa sampai ke tingkat Nasional di bidang Akademik dan Non Akademik. ” Supaya bisa membawa prestasi yang membanggakan untuk lembaga, guru, orang tua dan untuk dirinya sendiri,” tuturnya. ( Himawan).













