Malang, InfoFaktual.com, — Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) melanjutkan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 sekaligus Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-21 yang digelar di Hotel Golden Tulip, Kota Batu — Malang, Jawa Timur. Agenda berskala nasional tersebut berlangsung selama tiga hari dan dihadiri oleh berbagai unsur pimpinan PSMTI, pejabat daerah, Forkopimda, serta tokoh lintas agama.
Pada hari kedua pelaksanaan, peserta menghadiri acara serah terima jembatan gantung di wilayah Malang sebagai bentuk kontribusi Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia kepada masyarakat. Infrastruktur tersebut diharapkan dapat bermanfaat bagi penduduk setempat, terutama dalam menunjang aktivitas ekonomi dan akses mobilitas warga sehari-hari.
Kegiatan ini diselenggarakan sebagai wadah konsolidasi organisasi sekaligus mempererat hubungan persaudaraan lintas etnis dan agama. PSMTI menegaskan bahwa kebhinekaan adalah kekuatan, dan sinergi antar elemen bangsa harus terus dipelihara demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, perwakilan Team Cyber NKRI Anti Hoaks, Anton (Ko Haisiang), menyampaikan pesan mengenai pentingnya persatuan bangsa di era digital.
Namun, dalam era digital, pertahanan terbaik adalah persatuan. Bersama, kita jaga kedaulatan NKRI dari ancaman siber. Kata Ko Haisiang
Bukan tanpa alasan, Jejak digital kita adalah cermin bangsa. Mari kita ciptakan jejak yang mencerdaskan, bukan yang memecah belah.
Ruang siber adalah medan perjuangan baru. Kami, Team Cyber NKRI, adalah garda terdepan penjaga kehormatan bangsa di dunia maya. Tuturnya.

Rangkaian kegiatan HUT ke-27 dan Rakernas ke-21 PSMTI kemudian berlanjut hingga hari penutupan. Acara nasional tersebut berjalan lancar, tertib, dan sukses hingga berakhirnya seluruh rangkaian HUT & Rakernas PSMTI.
Menanggapi suksesnya penyelenggaraan tersebut, Ketua PSMTI Bangka Belitung, Ko Aliong Hermanto, menyampaikan apresiasi dan harapan:
“Acara ini berlangsung dengan sangat baik dan penuh kebersamaan. Ini membuktikan bahwa PSMTI mampu menyatukan berbagai adat, budaya, dan agama dalam satu semangat persaudaraan.”
“Kami berharap semangat yang dibangun dalam Rakernas ini terus menjadi energi bagi PSMTI di seluruh Indonesia, baik dalam bidang sosial, kemanusiaan, maupun kontribusi nyata untuk pemulihan dan kemajuan ekonomi bangsa ke depan.” pungkasnya .
( Tim Redaksi)













